Seiring pertumbuhan bisnis, banyak perusahaan menghadapi tantangan data yang tersebar di berbagai sistem. Kondisi ini membuat proses manual menjadi semakin panjang dan kompleks. Dalam situasi seperti ini, BPO (Business Process Outsourcing) adalah pendekatan yang membantu menyatukan proses agar lebih terkoordinasi.

Dampak Proses Manual terhadap Operasional

Ketika data harus dipindahkan antar sistem secara manual, risiko kesalahan meningkat. Aktivitas ini termasuk dalam pekerjaan repetitif yang rentan menimbulkan human error operasional, terutama saat volume data semakin besar. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini akan memperbesar risiko operasional dan memperlambat pengambilan keputusan bisnis.

BPO dan Otomatisasi Proses

Dalam praktiknya, BPO adalah solusi yang membantu perusahaan memetakan proses mana saja yang paling membutuhkan otomatisasi. Dengan pendekatan berbasis proses, pekerjaan yang sebelumnya tersebar dapat dijalankan secara lebih terintegrasi. Otomatisasi memungkinkan alur data berjalan konsisten, mengurangi ketergantungan pada proses manual, dan menekan potensi kesalahan berulang.

Relevansi Generative AI dalam Pengelolaan Data

Pemahaman tentang generative AI menjadi semakin relevan dalam konteks pengelolaan data. Generative AI adalah teknologi yang mampu mengolah data dari berbagai sumber dan menghasilkan output yang lebih mudah dipahami.

Dalam operasional, contoh generative AI dapat berupa ringkasan data lintas sistem atau analisis awal terhadap pola operasional. Teknologi ini mendukung otomatisasi dan membantu tim fokus pada aktivitas bernilai tambah.

Pelajari lebih jauh tentang generative AI dan BPO bersama penyedia layanan customer experience dan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID). Dengan pengalaman selama 11 tahun, TCID telah membuktikan diri bukan hanya sebagai vendor, melainkan partner jangka panjang yang mendampingi perusahaan sejak perencanaan hingga optimalisasi berkelanjutan.

Hubungi kami di sini untuk diskusi lebih lanjut.