Salah satu kekhawatiran terbesar perusahaan terhadap BPO adalah hilangnya kontrol. Banyak yang menganggap outsourcing (alih daya) digital berarti menyerahkan kendali sepenuhnya ke pihak ketiga. Namun, apakah anggapan ini sesuai dengan realita?

Untuk menjawabnya, kita perlu kembali ke pemahaman dasar tentang Apa itu BPO (Business Process Outsourcing) dan bagaimana model ini bekerja.

Mitos: BPO Membuat Perusahaan Kehilangan Kendali

Mitos ini sering muncul karena BPO disamakan dengan outsourcing konvensional. Padahal, BPO adalah model kemitraan berbasis transparansi, data, dan indikator kinerja yang jelas.

Perusahaan tetap memiliki kontrol melalui dashboard performa, service level agreement (SLA), dan laporan real-time yang dihasilkan dari sistem digital.

Fakta: Perbedaan BPO dan Outsourcing Justru Memperkuat Kontrol

Dalam praktiknya, perbedaan BPO dan outsourcing terletak pada tata kelola. Outsourcing biasa sering bergantung pada individu, sehingga kontrol menjadi terbatas.

BPO mengandalkan sistem, proses terdokumentasi, dan otomatisasi. Dengan dukungan teknologi seperti Robotic Process Automation, dapat menjadi fondasi untuk konsistensi dan akurasi proses.

Peran Generative AI dalam Transparansi Operasional

Teknologi AI semakin memperkuat kontrol bisnis. Apa itu generative AI? Generative AI dapat dijelaskan sebagai teknologi yang mampu mengolah dan menghasilkan insight dari data operasional. Generative AI adalah kunci dalam analisis performa berbasis data.

Kapan Perlu BPO Tanpa Kehilangan Kontrol?

Pertanyaan kapan perlu BPO seharusnya tidak lagi dikaitkan dengan kehilangan kontrol, melainkan peningkatan visibilitas dan akuntabilitas. Dengan mitra yang tepat, BPO justru membantu perusahaan membangun operasional yang lebih terstruktur.

Dalam hal ini, penyedia layanan customer experience dan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID)  memposisikan diri bukan sebagai external party, melainkan partner jangka panjang yang mendampingi perusahaan sejak perencanaan hingga optimalisasi berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan perusahaan mengetahui kapan perlu BPO tanpa kehilangan visibilitas dan kontrol bisnis.

Pelajari bagaimana BPO dapat diimplementasikan secara strategis bersama tim ahli di transcosmos Indonesia (TCID). Hubungi kami di sini untuk diskusi lebih lanjut.